Intensitas Curah Hujan Yang Tinggi Mengakibatkan Terjadi Banjir Bandang di Kelurahan Bahu Lingkungan V

Sitaro, sahabatrakyat.com – Intensitas curah hujan yang tinggi beberapa hari ini di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro)  mengakibatkan terjadi banjir bandang yang berlokasi di  Kelurahan Bahu Lingkungan V, Kecamatan Siau Timur, Senin 29/3 sore sekitar
pukul 15.30 Wita.

Diketahui selain bannjir bandang juga disertai longsor menyebabkan akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Siau Timur dan Siau Timur Selatan terputus karena tanah  terutup material batu

Mendapat informasi bencana alam tersebut Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Siau Timur AKP.Tomi Oroh bersama anggota piket, langsung bergegas menuju lokasi bencana.

“Karena akses jalan tertutup material batu, maka masyarakat diarahkan oleh personil Polsek Sitim untuk melewati jalur alternatif dengan melewati Kampung Peling Kecamatan Siau Barat dan Kampung Pangirolong Kecamatan Siau Timur Selatan,” kata Tomi.

Sementara sesuai dengan keterangan Bob Wuaten Selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro, bahwa tidak ada korban jiwa.

“Info sementara Banjir bandang di Namitung Bahu Sitim jam 15:30 Wita akses jalan Ulu ke Sitimsel tertutup material lumpur dan batu,tidak ada korban jiwa,” tulis Bob saat di konfirmasi  media ini lewat pesan singkat Whatsapp.

Tambahnya mengenai kerugian materil yang di alami oleh warga Namitung Kelurahan Bahu belum dapat ditafsirkan. “Kami masih sementara data jadi besok info lengkap,” kata  Bob.

Lanjutnya, masyarakat yang berada di lingkungan V, Kel. Bahu Kec. Siau Timur yang diungsikan  ke Gereja GMIST Sondang Kec. Siau Timur berjumlah 159 Jiwa dari 47 KK.

Menurut Keterangan dari Dinas PU Kab. Kepl. Sitaro melalui Operator Alat Berat Mekris Londo. Bahwa pembersihan meterial Akibat bencana alam yang berada di lingk. V, Kelurahan Bahu Kec. Siau Timur akan dibersihkan pada hari Selasa 30/3, dengan alat berat Merk WHEEL LOUDER 1 unit.

Fredrik Laja sebagai Pemeliharaan Jalan dan jembatan juga menambahkan bahwa pembersihan tidak bisa dibersihkan hari ini Senin. ” Dikarenakan melihat cuaca serta hari mulai gelap dan mengantisipasi ada bencana alam susulan” tutupnya. (Ant)