Balai Bahasa Sulut Himpun Kosakata Bahasa Melayu Manado Masuk KBBI

Minahasa, Tateli – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara(Sulut) melakukan proses penghimpunan sejumlah kosakata bahasa melayu Manado untuk diusulkan masuk ke kamus Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring.

“Proses penghimpunan kosakata tersebut terdiri atas tiga langkah yakni inventarisasi, lokakarya dan terakhir sidang komisi bahasa daerah(SKBD),”kata Kepala Balai Bahasa Sulut, Drs Dwi Sutana, M.Hum dalam Lokakarya Inventarisasi Kosakata Bahasa Melayu Manado berlangsung di Hotel Mercure, Tateli, Minahasa, Senin.

Dwi Sutana melalui Kepala Sub Tata Usaha Yulita K.K Dien M.Pd mengatakan inventarisasi kosakata sudah dilakukan pada awal tahun 2021, dan hasilnya saat ini dibahas atau divalidasi dalam lokakarya yang akan berlangsung selama dua hari.

“Sejumlah kosakata bahasa melayu Manado akan disunting oleh sejumlah pihak terkait seperti peneliti dan pengkaji bahasa, peneliti budaya, pekamus, budayawan, akademisi, dan penutur jati untuk kemudian diajukan ke SKBD,”kata Sutana.

Sutana mengatakan direncanakan paling lambat tahun 2024, kosakata bahasa Manado sudah bisa masuk ke KBBI daring.

Masuknya kosakata melayu Manado ke KBBI daring, kata Sutana diharapkan memperkarya bahasa daerah dan medokumentasi bahasa daerah agar tetap lestari dan menggambarkan kehidupan masyarakat Manado yang sesungguhnya.

Ketua Panitia Lokakara Nurul Qomariah, S.Pd, M.Hum mengatakan pemateri dalam lokakarya ini, terdiri Dr Jenny Hilda Pakasa, MA, Dr Paul Richard Renwarin, Drs Fendy Parengkuan dan Tim Editor KBBI Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Tekonologi.(Ant)