Hingga 8 Oktober 2021, 1.026 Warga di Sulawesi Utara Meninggal Akibat Covid-19

Manado – Sejak kasus pertama diumumkan pertengahan Maret 2020 hingga saat ini tercatat 1.026 warga di Provinsi Sulawesi Utara meninggal akibat terpapar COVID-19.

“Angka kematian (Case Fatality Rate) sebesar 3,00 persen,” sebut Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel MPH di Manado, Kamis.

Kasus kematian terakhir, teregistrasi nomor 34223, seorang perempuan 47 tahun asal Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, meninggal dengan pneumonia, gangguan keseimbangan elektrolit, dan penyerta diabetes melitus.

Hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif COVID-19 ada 34.229 orang, setelah bertambah 24 kasus baru, ujarnya.

Kasus-kasus baru tersebut terbanyak berasal dari Kabupaten Minahasa Utara yakni 10 orang, disusul Kota Manado (lima orang), sementara Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Selatan masing-masing tiga orang.

Selanjutnya, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kota Bitung dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara masing-masing satu orang.

“Kasus sembuh saat ini mencapai 32.544 orang atau sebesar 95,08 persen setelah ketambahan warga yang sembuh sebanyak 44 orang,” ujarnya.

Kasus sembuh harian terbanyak berasal dari Kota Tomohon yaitu 25 orang, Kabupaten Minahasa (12 orang), Kabupaten Minahasa Utara (empat orang), luar wilayah (dua orang) dan Kota Kotamobagu (satu orang).

Sedangkan kasus aktif 659 orang atau sebesar 1,93 persen. (Ant)