Sangihe, Sulut – Kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Abdul Rivai Mahdang mengatakan, segera mengevaluasi harga penjualan minyak goreng di daerah itu.
“Kami segera akan mengevaluasi harga penjualan minyak goreng di Kabupaten Sangihe sesuai program pemerintah pusat,” kata di di Tahuna, Kamis.
Menurut dia, sampai saat ini, masih ada stok minyak goreng yang lama sehingga dijual dengan harga yang lama sesuai permohonan yang disampaikan kepada Kementerian Perdagangan.
“Beberapa waktu yang lalu sudah ada minyak goreng subsidi namun habis terjual dengan harga Rp14 ribu per liter dan sekarang kembali dijual minyak goreng stok lama sampai dengan tanggal 25 Februari 2022,” kata dia.
Setelah tanggal 25 Februari akan dilaksanakan sidak oleh pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe di setiap tempat penjualan minyak goreng.
“Kami pastikan setelah tanggal 25 akan ada evaluasi dan dilakukan sidak bersama Unsur Forum Kordinasi Pimpinan Daerah untuk memantau harga penjualan minyak goreng,” kata dia.
Minyak goreng saat ini masih dijual dengan harga yang lama yaitu Rp21 ribu sampai Rp22 ribu per liter.(Ant)





